Seekor rusa yang sebelah matanya buta terbiasa berjalan dengan menyusuri jurang agar
hidupnya aman. Sebelah matanya yang berfungsi baik mengarah ke daratan
sehingga dia bisa mengetahui kedatangan musuh atau pemburu, sementara
sebelah matanya yang buta mengarah ke lautan dimana menurutnya tak
berbahaya.
Beberapa pelaut berlayar di dekat rusa setengah buta tersebut, lalu menombak rusa tersebut hingga terluka parah. Sambil menarik nafas penghabisan, rusa tersebut mengeluh dalam hatinya, "Oh, aku aku ini makhluk yang celaka. Aku hanya berhati-hati terhadap bahaya yang datang dari wilayah daratan, dan menganggap enteng wilayah lautan yang jutru merupakan bahaya terbesar."
Hikmah: Jangan menyepelekan hal-hal yang dianggap tak penting.
Beberapa pelaut berlayar di dekat rusa setengah buta tersebut, lalu menombak rusa tersebut hingga terluka parah. Sambil menarik nafas penghabisan, rusa tersebut mengeluh dalam hatinya, "Oh, aku aku ini makhluk yang celaka. Aku hanya berhati-hati terhadap bahaya yang datang dari wilayah daratan, dan menganggap enteng wilayah lautan yang jutru merupakan bahaya terbesar."
Hikmah: Jangan menyepelekan hal-hal yang dianggap tak penting.

No comments:
Post a Comment